MENINGGALKAN JAJAK DIBELAKANG: MEREBUT MASA DEPAN
1. PENGANTAR
1.1. Kehidpan=
Identik dengan kegiatan % kegiatan kehidupan didunia tinggalkan jejak
dibelakang
1.2. Jejak
membekak= dari siapa kita dalam hubungan sesama,Tuhan, dari hal-hal
politik,lihat kondisi kita,Sumatra,jawa,jogya dan lain-lain.
1.3. Kita
sedang temukan (Dies Natalis) 51 Tahun % perang antar suku.
PIERE BOURDEUW
v
Model=Modal
adalah orang Tua dirumah
v
Habitat
v
Ramah
1.
Semua orang bermain=ramah=Ruang tertentu
2.
Bermain diruang orang-orang modal
3.
Habitat
Kekerasan simbolis berbahaya
orang meletakan menghindari
ü Watak
ü Lingkungan=ramah
ü Nyali=ruang
tertentu
ü Penyentu
yang membekali dengan ramah
ü Modal
utama adalah seorang Ayah dan Ibu untuk mendorong anak-anaknya anaknya sebelum
terpengaruh dengan lingkungan dan sebelum mengenal dunia luar.
ü Kita
harus ada kerja sama dengan Biro-biro yang ada didalam organisasi gereja Kingmi
KEKERASAN
JOHN GALTUG
=Apapun
menghalangi kelompok=kelompok tertentu untuk social memenuhi kebutuhan hakiki
untuk beribadah
Contoh:
Melihat orang –orang pendatang
yang masuk ke Papua melalui
kapal,pesawat,Bukanlah mereka membawah tanah,tetapi mereka mencari tanah dan
datang membeli tanah menempati tempat-tempat tertentu lalu berdagang,mencari
keuntungan bagi anak cucu kedepan.Kemudian menghabiskan ras papua.
TEORI KEBUTUHAN
Motivasi =(“ NOEDDFOR ACHIEWMENT)
a.
Kematian melalui kesakitan
b.
Kematian lewat pembunuhan kekerasan,perang suku
dll
c.
Kematian melalui kemabukan
d.
Kematian melalui kemabukan
e.
Kematian lewat HIV,AIDS,dan lain sebagainya.
2 Korintus 4:6.Tuhan telah taru
terang-terangnya dalam diri kita masing-masing.
Terutama para pengajar STT kita
harus beruba cara mengajar,metode dan cara-cara lain
§ Dalam
semanggat ini kita membuat semangagat baru didalam perjalanan,dilapangan
§ Kita
berjuan dan berlatih untuk menbguasai penulis buku yang hebat dinegri ini
§ Orang
Papua melamnbangkan kodok dalam belangga/panic yang baru mau rebus
sedikit-sedikit mati
§ Tidak
mengenal jalan kesana kesini menikmati orang lain punya pekerjaan,orang Papua
selalu urus orang Indonesia pada hal papua ada masalah,baru hanya jalan masuk
akeluar dan sebagainya.
§ Gerakan-gerakan
yang tidak bisah dilihat adalah ABRI masuk DESA seperti berkunjung ke Gereja
§ Menyatu
kerjasama dengan setiap orang pendeta dan gembala
§ Mengambil
hati masyarakat disekitar kita dan ujungnya ada kekerasan kembali ke
masyarakat.
MATA KULIAH GERAKAN KE AGAMAN
PEMIKIR DARI KAUM TERTINDAS
(paulo freire)
Conscietization= Pengaderan
system pendidikan kaum tertindas di Brasil dua system pendidikan Bangkin
Ø
Pengusaha Bank-monolog
Ø
Masyarakat/Gereja-Nasaba apa saya
Pendidikan Publik
v Pengalaman
v Aksi
v Refleksi
Ruang untuk membuka keputusan
Conscientization
v Saya
menyadari saya berpakaian mera/putih
v Satu
relasi baru
v Objek
kekuasaan realitas dunia baru “ Pengetahuan tentang masalh,pengalaman”
v Pengalaman
“ media/ sarana untuk belajar” Laboratorium pengetahuan
v Intraksi
apa yang kita jakini dengan apa yang menjadi kenyataan
v Dialog=untuk
menemukan sulusi dari pengalaman
v Resistensi
keyahanan diri dalam masalah, keluar dari lingkaran masalah penyadaran sadar
akan situasi yg di alami.Orang papua ikut berlombah dalam cabinet
Indonesia,kita yang menciptakan kondisi,pelayanan berbasis masalah, kita juga
mencari masalah yang terjadi dikalangan masyarakat.
Maka orang- orang Israel menulis
Alkitab dengan jumlah orang sekitar 70 orang, Asingkan ke ALEXSANDRIA DI MESIR
untuk menulis buku Alkitab,dan mereka tidak mau supaya ada Negara lain yang
mengintevensi dalam penulisan tersebut dan juga dalam kehidupan mereka, didalam
penulisan Alkitab tidak boleh Negara-negara lain disekitarnya seperti contoh
diatas.
PAULO FREIRE
Pemikiran palsu harus dibuang
Kita mengajarkan anak-anak kita
dengan berulang-ulang kali sehingga anak-anak kita jangan terpancing dengan
perubahan-perubahan sekarang, anak kita dan kita tidak tau budaya,tradisi kami
masing-masing.
Pendidikan kemerdekaan adalah
mulai dari otak pribadi untuk menfraferkan ide-ide yang baik kepada anak-anak
kita supaya anak kita kedepan menjadi anak terdidik dan terpelihara didalam
Firman dan kebenaran-kebenaran.
Kita juga mengajarkan anak-anak
kita,kami juga bicartinggitetapi tidak perna mengururus anak dengan baik
seperti:
Ø Tidak
perna menggantar anak kita ke sekolah
Ø Tidak
perna mengantar anak kita ke sekolah minggu
Ø Tidak
perna mengantar anak kita ke hari minggu
Ø Tidak perna kasih makan,dan kasih mandi
Ø Tidak
perna memberikan nasehat, dan memotivasi kepada anaknya
Ø Isri
dan anak-anak di berantakan hidup tidak tetap seperti kayu diatas air
laut,selalu berpinda-pindah pikiran dan perasaannya
Melihat keadaan dan kondisi yang
sedang terjadi sekarang melihat kehidupan kedepan papua dan Negara-negara lain
lain yang sedang berjuang untuk kehidupan kedepan yang berbahagia.
v Kekerasan
Negara
v KDRT
v Gisi
buruk
v Kebijakan-dephentre
v Perang
suku
v Ketidak
berdayaan
v Gereja,STT
kita,Gembalah/Pdt.kita,KKR Dengan harapan campur tanggan Tuhan
v Kepunahan
v Degenerative
public,policy,pemerintah RI
v Sama
denagan penjayahan di Mesir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar