Selasa, 19 Agustus 2014

Dengan Gerakan perubahan generasi kita kedepan.



MENINGGALKAN JAJAK DIBELAKANG: MEREBUT MASA DEPAN
1.       PENGANTAR
1.1. Kehidpan= Identik dengan kegiatan % kegiatan kehidupan didunia tinggalkan jejak dibelakang
1.2. Jejak membekak= dari siapa kita dalam hubungan sesama,Tuhan, dari hal-hal politik,lihat kondisi kita,Sumatra,jawa,jogya dan lain-lain.
1.3. Kita sedang temukan (Dies Natalis) 51 Tahun % perang antar suku.

PIERE BOURDEUW
v  Model=Modal  adalah orang Tua dirumah
v  Habitat
v  Ramah
1.       Semua orang bermain=ramah=Ruang tertentu
2.       Bermain diruang orang-orang modal
3.       Habitat
Kekerasan simbolis berbahaya orang meletakan menghindari
ü  Watak
ü  Lingkungan=ramah
ü  Nyali=ruang tertentu
ü  Penyentu yang membekali dengan ramah
ü  Modal utama adalah seorang Ayah dan Ibu untuk mendorong anak-anaknya anaknya sebelum terpengaruh dengan lingkungan dan sebelum mengenal dunia luar.
ü  Kita harus ada kerja sama dengan Biro-biro yang ada didalam organisasi gereja Kingmi

KEKERASAN
JOHN GALTUG
=Apapun menghalangi kelompok=kelompok tertentu untuk social memenuhi kebutuhan hakiki untuk beribadah
Contoh:
Melihat orang –orang pendatang yang masuk ke Papua  melalui kapal,pesawat,Bukanlah mereka membawah tanah,tetapi mereka mencari tanah dan datang membeli tanah menempati tempat-tempat tertentu lalu berdagang,mencari keuntungan bagi anak cucu kedepan.Kemudian menghabiskan ras papua.
TEORI KEBUTUHAN
Motivasi  =(“ NOEDDFOR ACHIEWMENT)
*      Kekuasaan ada dimana-mana
*      Setiap orang yang ada kekuasaan
*      Setiap orang yang mau hidup sendiri ada penindasan dan penjayahan olen Negara lain
*      Didalam kehidupan ada persoalan yang kita hadapi seperti;
a.       Kematian melalui kesakitan
b.      Kematian lewat pembunuhan kekerasan,perang suku dll
c.       Kematian melalui kemabukan
d.      Kematian melalui kemabukan
e.      Kematian lewat HIV,AIDS,dan lain sebagainya.
2 Korintus 4:6.Tuhan telah taru terang-terangnya dalam diri kita masing-masing.
Terutama para pengajar STT kita harus beruba cara mengajar,metode dan cara-cara lain
§  Dalam semanggat ini kita membuat semangagat baru didalam perjalanan,dilapangan
§  Kita berjuan dan berlatih untuk menbguasai penulis buku yang hebat dinegri ini
§  Orang Papua melamnbangkan kodok dalam belangga/panic yang baru mau rebus sedikit-sedikit mati
§  Tidak mengenal jalan kesana kesini menikmati orang lain punya pekerjaan,orang Papua selalu urus orang Indonesia pada hal papua ada masalah,baru hanya jalan masuk akeluar dan sebagainya.
§  Gerakan-gerakan yang tidak bisah dilihat adalah ABRI masuk DESA seperti berkunjung ke Gereja
§  Menyatu kerjasama dengan setiap orang pendeta dan gembala
§  Mengambil hati masyarakat disekitar kita dan ujungnya ada kekerasan kembali ke masyarakat.
MATA KULIAH GERAKAN KE AGAMAN
PEMIKIR DARI KAUM TERTINDAS
(paulo freire)
Conscietization= Pengaderan system pendidikan kaum tertindas di Brasil dua system pendidikan Bangkin
Ø  Pengusaha Bank-monolog
Ø  Masyarakat/Gereja-Nasaba apa saya
Pendidikan Publik
v  Pengalaman
v  Aksi
v  Refleksi
Ruang untuk membuka keputusan Conscientization
v  Saya menyadari saya berpakaian mera/putih
v  Satu relasi baru
v  Objek kekuasaan realitas dunia baru “ Pengetahuan tentang masalh,pengalaman”
v  Pengalaman “ media/ sarana untuk belajar” Laboratorium pengetahuan
v  Intraksi apa yang kita jakini dengan apa yang menjadi kenyataan
v  Dialog=untuk menemukan sulusi dari pengalaman
v  Resistensi keyahanan diri dalam masalah, keluar dari lingkaran masalah penyadaran sadar akan situasi yg di alami.Orang papua ikut berlombah dalam cabinet Indonesia,kita yang menciptakan kondisi,pelayanan berbasis masalah, kita juga mencari masalah  yang terjadi dikalangan masyarakat.
Maka orang- orang Israel menulis Alkitab dengan jumlah orang sekitar 70 orang, Asingkan ke ALEXSANDRIA DI MESIR untuk menulis buku Alkitab,dan mereka tidak mau supaya ada Negara lain yang mengintevensi dalam penulisan tersebut dan juga dalam kehidupan mereka, didalam penulisan Alkitab tidak boleh Negara-negara lain disekitarnya seperti contoh diatas.
PAULO FREIRE
Pemikiran palsu harus dibuang
Kita mengajarkan anak-anak kita dengan berulang-ulang kali sehingga anak-anak kita jangan terpancing dengan perubahan-perubahan sekarang, anak kita dan kita tidak tau budaya,tradisi kami masing-masing.
Pendidikan kemerdekaan adalah mulai dari otak pribadi untuk menfraferkan ide-ide yang baik kepada anak-anak kita supaya anak kita kedepan menjadi anak terdidik dan terpelihara didalam Firman dan kebenaran-kebenaran.
Kita juga mengajarkan anak-anak kita,kami juga bicartinggitetapi tidak perna mengururus anak dengan baik seperti:
Ø  Tidak perna menggantar anak kita ke sekolah
Ø  Tidak perna mengantar anak kita ke sekolah minggu
Ø  Tidak perna mengantar anak kita ke hari minggu
Ø   Tidak perna kasih makan,dan kasih mandi
Ø  Tidak perna memberikan nasehat, dan memotivasi kepada anaknya
Ø  Isri dan anak-anak di berantakan hidup tidak tetap seperti kayu diatas air laut,selalu berpinda-pindah pikiran dan perasaannya
*      Apa yang kita bisah buat
*      Apa yang saya bisah buat
*      Saya dimana
*      Anak-anak saya dimana
Melihat keadaan dan kondisi yang sedang terjadi sekarang melihat kehidupan kedepan papua dan Negara-negara lain lain yang sedang berjuang untuk kehidupan kedepan yang berbahagia.
v  Kekerasan Negara
v  KDRT
v  Gisi buruk
v  Kebijakan-dephentre
v  Perang suku
v  Ketidak berdayaan
v  Gereja,STT kita,Gembalah/Pdt.kita,KKR Dengan harapan campur tanggan Tuhan
v  Kepunahan
v  Degenerative public,policy,pemerintah RI
v  Sama denagan penjayahan di Mesir







Tidak ada komentar:

Posting Komentar