MEMAHAMI PERAN MISI AGAMA SOSIAL DALAM HAM
Agama dan norma agama pada hakikatnya
mengajarkan perilaku manusia untuk hidup teratur, tertib agar
tidak terjadi khaos, Atau keteraturan sosial dalam masyarakat dapat
terlestari. Secara fundamental agama mengarahkan manusia untuk menjalankan
perintah-perintah Tuhan dan menjauhkan larangan-larangan Tuhan.
Secara spiritualitas agama memiliki perangkat
normatif yang bersumber dari Tuhan. Walaupun agama sebagai sarana saja, namun agama diberi tugas untuk menjaga otoritas wilayah
kebenaran, keadilan, perdamaian, Cinta kasih, damai sejahtera dst.
Benturan-benturan dan gesekan-gesekan sosial karena kepentingan
keberlangsungan hidup, terkadang
menghimpit kehidupan umat manusia. Akhirnya, konflik menjadi bagian yang
inherent. konflik antar kelas sosial,
konflik antar agama, konflik antar etnis, konflik wilayah, konflik identitas budaya.
Konflik kepentingan negara, konflik politik, konflik ekonomi, konflik perang, konflik
hukum dan seterusnya.
Dalam dunia seperti ini gereja hadir. Kalau
demikian bagaimana gereja berpikir dan berkarya . Apakah gereja terus memagari
diri dan tetap menyibukkan diri dengan ritus suci pelayanan birokrasi gereja tanpa
menghiraukan pergolakkan sosial, tuntutan hak-hak dasar hidup manusia,
kerusakan lingkungan hidup akibat eksploitasi lingkungan alam secara ilegal,
kejahatan kemanusiaan, ada suara yang minta Papua Merdeka. Bagaimana dari dalam
tembok gereja melihat kenyataan ini ? apakah mereka tidak dapat melihatnya
secara jelas, karena ada tembok /dinding gereja dan pagar tembok yang terlalu
tinggi dan mengkilau sehingga mereka tidak dapat melihat dengan jelas kondisi
sosialnya, ataukah mungkin pakaian dan setelan jas yang dipakai oleh orang di (dalam) tembok
gereja yang bersih dan rapi, ataukah sepatu mahalan yang membungkusi kakinya
sehingga ia berat dan tidak dapat melangkah keluar
Di dalam ruang Gereja terdengar : pembacaan
ayat-ayat Alkitab, nyanyian indah dan pujian kepada Tuhan, ada uang kolekte
dijalankan, Ada seorang pendeta yang berdasi dan berjas tanpa menyampaikan
kata-kata Alkitab. Diluar ruangan gereja : ada kejahatan kemanusiaan, pencurian
harta kekayaan alam, seorang tak bersekolahan dalam keadaan mabuk meminta uang.
Sungguh, dua fakta yang berbeda
Tidak ada komentar:
Posting Komentar