Selasa, 14 Oktober 2014

MAKNA HIDUP



MAKNA HIDUP
Apakah yang dimaksud dengan makna hidup? Kenapa setiap manusia harus memiliki atau menyadari tentang makna hidupnya? Pertanyaan- pertanyaan seperti ini mungkin sering terlintas dalam benak kita tetapi tidak pernah kita pikirkan dengan sungguh-sungguh atau kalaupun kita pikirkan sering tidak/belum kita temukan jawabannya. Kalau ini terjadi pada orang Kristen maka hal ini sebenarnya cukup memprihatinkan dan menyedihkan karena sebagai seorang Kristen kita seharusnya memiliki hidup yang jauh lebih indah dari pada mereka yang ada di luar Kristus.
Berapa banyak dari kita yang pernah memikirkan pertanyaan- pertanyaan seperti ini: "Untuk apa aku hidup? Untuk siapa aku hidup? Apakah tujuan hidupku?" Orang yang tidak memiliki makna dan tujuan hidup akan merasakan bahwa hidup ini hampa, karena makna dan tujuan hidup sangat mempengaruhi gairah hidup seseorang. Seseorang yang tidak mempunyai makna dan tujuan hidup tidak mungkin memiliki semangat untuk hidup.
 Untuk itu, marilah kita dengarkan uraian Dr. Paul Gunadi tentang
 makna hidup dalam percakapan berikut ini:

 T: Pak Paul, apa sih sebenarnya makna hidup itu?

 J: Saya akan coba membagi definisi makna hidup ini menjadi dua
 kategori, yakni kategori umum dan kategori pribadi.
 Kategori umum adalah apa sebenarnya tujuan manusia ini ada di
 dunia. Secara pribadi adalah apa makna hidup saya, apa sih
 tujuan saya ini ada atau hadir dalam kehidupan ini. Jadi makna
 hidup adalah suatu arti, suatu tujuan kenapa manusia ada, sebab
 asumsinya adalah manusia tidak selalu ada dan pernah tidak ada,
 jadi kehadirannya dianggap membawa suatu makna tertentu.

 T: Apakah tujuan Tuhan Allah menciptakan manusia secara umum?

 J: Dalam Kejadian 1:26-29 dikatakan bahwa secara umum manusia
 ditempatkan di bumi ini untuk memerintah atau menguasai segala
 isi alam semesta ini, yaitu ciptaan Tuhan yang lainnya. Jadi
 dengan kata lain kehadiran manusia adalah suatu kehadiran yang
 disengaja dan direncanakan oleh Tuhan. Tuhan tidak dengan tidak
 sengaja menciptakan manusia. Penciptaan itu direncanakan, maka
 dikatakan disini, "baiklah Kita menciptakan manusia menurut peta
 dan teladan Kita", artinya memang ada suatu unsur pertimbangan
 dan perencanaan. Standard yang sangat mulia dalam penciptaan
 manusia adalah hal khusus yang menandakan betapa spesial dan
 berharganya manusia itu. Tuhan menciptakan seluruh alam semesta
 ini agar manusia dapat menikmati semua karya ciptaanNya dan Ia
 mau agar manusia menjadi wakil atau duta-Nya dalam mengelola dan
 memerintah semua yang ada dalam semesta ini.

 T: Bagaimana dengan tujuan khusus/pribadi?

 J: Tujuan puncak yang juga merupakan tujuan khusus Tuhan
 menciptakan manusia adalah supaya manusia dapat bersekutu
 dengan-Nya atau menikmati Tuhan. Dalam Lukas 8:39 dikatakan
 tentang nilai plus orang-orang percaya, yakni sebagai utusan-
 utusan Tuhan yang diutus-Nya untuk menyampaikan berita baik
 tentang pekerjaan Tuhan kepada orang lain supaya orang lain juga
 bisa menikmati hidup yang dianugerahkan Tuhan kepada mereka.

 T: Apakah makna hidup mempengaruhi gairah hidup seseorang?

 J: Sangat mempengaruhi. Orang yang tidak punya tujuan hidup
 seringkali tidak ada semangat untuk hidup. Salah satu ciri
 depresi adalah kehilangan makna hidup, artinya tidak ada
 gairah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar