SUATU DESA KELANDIRUMA DISTRIK WANGBE
KABUPATEN PUNCAK
BAB I. PENDAHULUAN
Masalah membahas pokok yang menyangkut pelayanan sosial terhadap warga jemaat diwaktu sebelum Injil dan sesudah Injil di kalangan masyarakat pedesaan dan,Masyarakat perkotaan.Alasan pembahasan masalah ini didasari pengamatan pribadi terhadap perkembangan hubungan antara agama dan kelompok sosial dewasa ini yang “sebagai saya melihat mata pencarian sebelum injil dan pemerinta itu masusk disetiap daerah pada jaman yang perlu dicemati gereja,Bagian pertama makalah ini memberi gambaran umum tentang keadaan sosial ekonomi, kesehatan, Pendidikan, kebudayaan,dan Sistim Politik di masyarakat maupun dipedesaan terpercil;Dsusul dengan uraian singkat tentang tantangan-tantangan dihadapi warga jemaat tadi,Bagian ketiga tentang pelayanan gereja terhadap kebutuhan social ekonomi warga jemaat.Dalam bagian ini,kita akan melihat tentang sejarah pemikiran dan pengalaman pelajanan orang-orang KINGMI yang telah mempengaruhi kehidupan masyarakat pedesaan hingga hari ini.Dan bagian kepada kita akan melihat bagimana kita keluar dari pemikiran lama yang kita warisi yang membelenggu pemikiran Kita.
A.Latar Belekang………………………………
Kristus member amanat agung kepada murib-murib-Nya/Gereja untuk mewartakan injil dan mengembalakan umatnya.Untuk dibina gereja ini terdiri dari orang-per orang yang adalah bagian dari satu masyarakat tertentu.Dalam bagian ini kita secara umum dan ringkas akan mengiidefitikasi atau memahami kedudukan Gereja,Ekonomi Sosial,kesehatan,Pendidikan,Kebudayaan,dan sistim Politik di warga jemaat Kemah Injil (Kingmi) daerah Beoga dalam hubungannya di masyarakat luas.Ini sangat penting dalam ranga menolong gereja memahami latar belakang,aspirasi dan pergumulan yang dihadapi warga jemaat tadi sehingga gereja lebih peka dalam perumusan strategi pewartaan Kabar Gembira Yesus Kristus, Maupun semua perkembangan dalam Ekonomi
Sosial,Kesehatan,Pendidikan,Kebudayaan,Sistim Politik dan lain sebagainya.
A.Metode-Mettode Penelitian……………………
Membaca buku—buku : Majala,bahan seminar/ceramah,Koran,cepos,dll
Wawancara….……………………
Observasi……………………………
BAB II. MATA PENCAHARIAN
Sebelum……………………..
Tuhan telah memilih dan memanggil Abraham dari jauh untuk mellanii kehendaknya yang agung itu guna keselamatan seluruh umat manusia,Bimbingan maksub Tuhan itu perlu dijelaskan kepada anak cucunya.Yakup pula meneruskan segala perkara kedalam batin anak-anaknya,Yusuf menyimpan pelajaran-pelayaran itu dalam hatinya kemana saja ia pergi,Biar dalam persaingan,sekalipun, sehingga pengetthuan akan janji- janji Tuhan itu tetap dipelihara oleh Bangsa Israel.Tuahan telah memasuki hidup mereka,karena Tuhan memakai hidup bangsa itu sebagai alat-Nya ,atas perintah Tuhan keinsyafan dipupuk dan diperdalam,dengan jalan pengajaran kepada tiap-tiap angkatan muda.
Maka sama hal tersebut diatas Allah memberikan semua karya di dunia ini dengan berbagai Bangsa dan Negara demmikian pula kami orang papua khususnya orang Damal,Sehingga orang Di desa kelandiruma kecamatan Wangbe Kabupaten puncak punnya pencarianya adalah sebagai berikut;Mereka punnya pencarianya selalu berfokus pada kebun dan tanaman mereka.Cara pencarian mereka adalah sebagi berikut:
Membuka kebun atau lahan
Sewaktu selum masuknya gereja dan pemerintah penduduk didaerah ini menggalami kesuahan yang besar bagi mereka yang berkediaman didesa ini,Untuk mencari kerja dalam kehidupan mereka,Mereka membuka kebun dengan kapak batu dan parang dari kaju dan lain sebagainya,Kalau pohon yang besar mereka harus dibakar sampai roboh kemudian kemudian kebun itu dibakar,membersihkan,sampai menanamnya.Kalau dimana tempat yang mereka membuka lahan atau kebun itu ada babi mereka harus membuat pagar untuk melindunggi tanaman mereka.Selsai menanamnya mereka harus menunggu sampai dua sampai empat bulan dan mendapatkan hasil tanaman mereka dan menikmatinya hasil kebun itu.
Sesudah……………….
Tugas Gereja……………
BAB III. HUBUNGAN SOSIAL ANTARA MASYARAKAT
Suku ini mempunyai nilai etika yang tinggi dalam kehidupannya.Nilai etika turut menentukan maju mundurnya berkembang tidaknya bagi generasi penerus bagi suku ini,harus memberikan suatu sumbangan bagi kemajuan dan perkembangan, Negara nusa dan bangsa kita.
Laki-laki
Perilaku hidup manusia adalah mempercayai diri sendiri bahwa ia mempunyai kewajiban sebagai warga masyarakat.Baik kepada kepala suku dan orang lain ia wajib menunjukan dirinya dengan sopan dan hormatt yang tinggi kepadanya.
Laki-laki Tua
Ia bertanggung jawab untuk memberikan nasehat,pandangan dan teladan kepada laki-laki muda.Nasehat itu berguna sekali untuk diikuti,ditaati atau dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.Misalnya “jangan berzinah”. Jika nasehat itu dilanggar,maka ada akibat yang besar terjadi. Misalnya “terjadi perzinahan”. Maka kepala suku akan mengambil tindakan berupa hukuman yang diberikan kepada pelaku kejahatan.Pelaku tersebut akan diikat dan dibuang dikali secara hidup-hidup hingga mati.Hukuman demikian agar warga melihat dan bertobat.Alkitab juga menasehati kita,supaya kita harus bertobat dari dosa perzinahan “Janganlah berzina” (Keluaran 20:14).
Demikian warga masyarakat sudah dibina dengan baik dibawah pimpinan seorang kepala suku yang baik.Mereka terbina sehingga mereka berkomunikasi dengan baik.Nilai moral yang baik akan diciptakan suatu keadaan yang mendatangkan kegembiraan di dalam masyarakat.Manusia tahu tanggung jawab dan mempunyai kewajiban untuk mengasihi sesame manusia seperti dirinya sendiri.Atas nilai dasar ini,Genarasi penerus harus wajib mengasihi Allah dan sesame manusia,maka Tuhan akan memberkati kampong atau suku ini.
Bapak Kepala Keluarga
Ia berrtanggung jawab kepada istri, dan anak-anaknya.Ia wajib mengajar,menasehati dan menolong istri dan anak-anaknya supaya hidup berelasi dengan tetangga dan oranng lain.Ia juga meneruskan nasehat dan arahan dari kepala suku kepada mereka.Kaum ibu dianggap rendah,maka suami mereka memberiikan tuntutan dan bimbingan yang baik bagi mereka.Bapak kepala keluarga juga menjadi perajurit dari kepala suku.Pembinaan pengawasanwarga masyarakat dengan adil dan benar.
Pemuda
Bapak-bapa kepala keluarga juga bertangung jawag membina dan mendidik pemuda cara,berkebun berperang,bermasyarakat.Pemuda wajib mendengar dan mentaati segala arahannya ,sehingga mereka maniadi warga masyarakat yang sudah terlatih.
Wanita Berusia Lanjut
Mereka berperan dalam masyarakat untuk mengajar menasehati dan mendorong istri-istri yang muda untuk menuruti suaminya dalam hal mendukung semua program dalam keluarga.
Ibu rumah Tangga
Ibu-ibu selalu tunduk dan taat padda para suami,sehingga relai mereka dibangun dengan baik keharmonisan dalam relasi iini menjadi teladan bagi para pemudi dan. Selain itu para ibu wajib menjadi guru bagi para mudi dan para pemudi harus belajar bagimana menyiapkan makanan bagi suami dan orang yang menumpang di keluarga mereka dan lain- lain.
Pemudi
Pemudi wajib mendengar dan mendengar dan mentaati segala ajaran, dan nasehat mereka, Mereka juga wajib menanyakan apa yang mereka ingin ketahi dan yang belum ketahui.Pada akhirnya para pemudi-pemudi mendukung dan melaksana kepela suku itu,Sehingga warga masyarakatmeras aman dan tentram Demikian nilai moral yang sudah menjadi menjadi dasar hidup yang wajib digali,diajarkan dengan seksama,sebelum belajar ilmu pengetahuan suku bangsalain.Kita harus seleksi dengan akal yang sehat segala aspek nilai moral kita.
Kelompok Kekerabatan.
Suku ini mempunyai system kekerabatan dalamhidupnya.Dalam satu keluarga batih itu ditambah seorang ibu,ayah yang sudah tua,meant atau cucu, dan lain sebagainya. Kepala keluarga batih bertanggung jawab dan berjalan dengan aman dan baik.Semuanya ini di control oleh kepala suku dengan tertib dan teratur.Tidak ada orang yang menganggu sesama manusia,sehingga selalu aman dan damai.Kecuali ada suku atau klen lain datang untuk menimbulkan masalah,barulah kepala suku perintahkan untuk berperan dan lain-lain.
Struktur Sosial………………………..
Mereka berkebun dan bekerja secara gotong royong bagi suku atau didaerah ini,Berkebun merupakan sumber kekeyaan bagi bekelanjutan hihup mereka.Kepala suku mengawasi pekerjaan mereka.
Ketergantunggan dan keterlibatan individu dengan masyarakat yang kita singkat sebagai “kesosialan manusia” Menyatakan diri dalam tiga dimensi:
Dalam penghayatan spontan dalam individual;
Berhadapann dengan lembaga-lembaga;
Melalui pengertia pengertian simbolis terhadap realiitas.
Ketergantungannya dari masyarakat pertama-tama dihayati manuusia dalam kehidupan kongkret dan spontan setiap hari. Dalam apa yang dilakukannya ia merasa ditentukan oleh kehadiran manusia- manusia lain.Ia jarang akan berbeda ditempat dimana tidak kelihatan atau kedengaran ada orang yang jarang sekali ia dapat hidup selama 24 jam saja tanpa membutuhkan sesuatu yang hanya dapat diperolehnya dengan mudah melalui orang lain.Ia membutuhkan kebersamaan.Ia menemukan diri Dallam kebersamaan dengan segala macam orang lain,yang akrab dan dicintai atau yang dibenci, dan
juga dengan mereka yang tidak diminati sendiri melainkan kebutuhan karena salah satu fungsi mereka.Suatu kehidupan dengan tiadanya orang lain sama sekali tidak dapat dibayangkan.
Ternak Babi
Babi merupakan nilai yang tertinggi bagi suku ini,Kalau bagi suku ini seoerang yang tidak pernah piarah babi semua orang harus memalukan orang yang tidak perna piara babi itu supaya ia juga harus mempunyai babi yang banyak bagi dia,Mereka tahu bahwa dengan babi itu bisa menyelesaikan segala persoalan bagi mereka seperti: Menyelesaikan maskawin,Hutang,Perang atau bayar kepala orang yang bunuh dalam perang, dan lain sebaginya.
Suku ini memelihara Babi sebagai usaha pokok yang kedua dalam meningkatkan social ekonominya. Anak Babi mereka juga membayar maskawin dengan membayar utang-utang yang lain.Pemeliharaan seluruh Babi mempunyai nilai tinggi dalam masyarakat ini.
Rotan,Noken,Koteka dan Garam
Mereka meningatkan usaha ini dengan rajin dan tekun sampai berhasil.Maka nilai harus dipertahankan oleh generasi berikut,agar mereka mampu mencapai usaha yang makimal.Kepala suku dapat mengontrol,supaya warga masyarakat mempunyai usaha atau pekerjaan tertentu supaya tidak jadi kecurian.Jika ada orang yang mencuri,ia harus dihukum sesuai dengan peraturannya.
Hukumannya mereka api besar ,baru pencuri harus diasar seperti ikan, sehingga ia merasa panas dan mengaku bahwa ia tidak akan berbuat lagi,barulah lepaskan.Makna daripada nilai ini harus dijiwai oleh generasi penerus dalam kehidupannya,agar mereka tidak menjadi pencuri-pencuri ulung.Nilai nilainya harus dipertahankan terus oleh generasi demi generasi.
Sistim Kepemimpinan…………………………..
Dalam kebudayaan Damal, kriteria untuk menjadi pemimpin(Pemimpin dat pemimpin perang atau pemimpin tertentu) tidak harus ditentukan oleh garis keturunan,pemimpin dapatt muncul secara alamiah oleh proses waktu dan tituasi social,seta lingkungan ekologis yang mempengaruhi perilaku kepemimpinan trdisonal pada tingkat budaya mereka sendiri.
Kepemimpinan dalam kebudayaan orang Damal merupakan suatu peran atau tugas yang kompleks, sehingga cirri-ciri tipe, gaya,dan fungsi, serta perenan-peranan dan model kepemimpinan yang diperlukan bersifat situasional (situasional role),Artinya seorang figure pemimpin formal atau informal dalam pandangan radisional dapat melaksanakan fungsi-fungsi kepemimpinan sesuai dengan krakteristik kebudayaan tradisonal tersebut.
Berrdasarka ovservasi dillapangan, model kepemimpinan tradisional yang bersifat paternalistic agraris dalam kebudayaan Damal didominasi oleh beberapa factor,antara lain: Kuatnya ikatan primordial, sistim family yang tidak professional,kehidupan masyarakat yang konsumsif,peranan adat istiadat yang sanggat kuat dan relasi-relakepemimpianan yang dibentuk berdasarkan Akibatnya terlihat, bahwa fuungsi-fungsi kepemimpinan dalam kebuddayaan dalam Damal tidak berjalan dengan baik, Mungkin karena kekurangan informasi dan pengetahuan,sehingga figure pemimpin bukan kepentingan.
ditentukan oleh integritas dan kapabilitas rasionalnya, tetapi karena adaKekuatan ajaib” yang melekat dalam diri sang pemimpin.
Dalam kontek kebudayaan Damal dikenal beberapa model kepemimpinan yaitu;Menagawan,Kalwang,dewan adat,woem wang eral wang, boe wang dan lain sebaginya.
Kepemimpinan Tradisional……………………..
Seorang nagawan dengan sebutan menagawan dalam kebudayaan damal adalah seorang figure yang bijakana(wisdom) dan dapat menempati janji sesui skala tujuan, skala dan skala metode menagawan berkewajiban untuk memastikan cukup,makan ,minum serta bentuk kesejahtraan lainnya.Dia harus mampu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat ditengah-tengah tongoi nomon,yaitu rumah adat laki-laki. Bukan lagi rumah adat perempuan atau anak-anak. Seorang menagawan harus memperjuangkan keadilan dan pemerataan dengan landasan satu untuk semua dan semua untuk satu.Dari uraian diatas,bahwa untuk mau menjadi seorang menagawan harus memiliki perilaku kepemimpinan dengan cirri-ciri sebagai berikut :
kemampuan mengunakan kelebihan harta benda [nilai ekonomis].
Orang –orang marjinal yang memiliki lahan tanah yang luas, dengan ternak babi dalam jumlah banyak.
Dapat menyelenggarakan pesta adat berupa:babi,keledai,tebu dan buah pandan untuk member makan kepada orang banyak.
memiliki kemampuan dan keterampilan khusus dalam pertukaran kulit bia,dan investasi modal melalui saluran-saluran media pasar .
dapat mengawinkan anak-anak,keponakan dan bahakan orang tidak mampu.
mempunyai tipe kepemmimpinan kharismatik dengan kekuatan”ajaib”.
Memiliki keterampilan dalam intervensi situasional untuk manyelesaikan berbagai konfilik situasi di masyarakat .
kemampuan mengambil pohon keputusan dengan pertimbangan intuitif secara cepat dan tepat sasaran
tidak banyak memberikan janji –janji palsu tetapi dapat menepati janji [haen-den].
memiliki kemampuan untuk mempersatukan kelompok etnis yang berbeda.
dapat membangun tertib moral dan integritas masyarakat dengan member conto yang baik dalam hal ini tidak di perlukan tingkat pendidikan tinggi
siap-sedia melayani semua orang kapan dan dimana saja tanpa diskiriminasi atau pilih kasih
Jika keduabelas cirri perilaku tersebut di diatas melekas dalam diri seseorang dia pasti akan mendapat gelar menagawan yang dalam bahasa moni disebut sonowi, yaitu menjadi pemimpin formal maupun informal di masyarakat Oleh karena itu hakekat dari pengertian me nagawan sebenarnya adalah popular bukan pemimpin tugas atau pemimpin fungsional dalam arti sebenarnya .
Rendah Hati
Ciri pentinglain dari seorng pemimpin yang memiliki intregitas adalah rendah hati.Artinya dia memilki sikap yang baik dan selalu berterima kasi kepada orang-orang di sekelilingnya yang tela membantunya mejadi berhasil.pemimpin yang renda hati cenderung bersikap demokaratis,tidak otoriter dan memiliki kemampuan mendengar yang baik terhadap saran,keluan dan kebutuhan orang-orang di sekelilingnya.Namun untuk mejadi renda hati tidak muda.banyak pemimpin merasa turun derajatnya,kalau dia rendah hati.Pendapat seperti ini sanggat keliru.Rendah hati tidak sama rendah diri dan pemimpin yang rendah hati akan dicintai penggikutnya.
Kasih sayang
Kepemimpinan modern……………………………..
Kita akan membahas konsep teori kepemimpinan situasional dalam masyarakat k samatradisi antara kebudayaanntradisional dan budaya modern.Bagimana dan pengaruhnya terhadap orang-orang yang terlibat didalam situasi,kondisi,dan keadaan situasional mereka, serta situasi fungsional atau disfungsional? Sejauh mana model kepemimpinan dapat mempengaruhi,penggerakan dan motivasi masyarakat untuk merubah dirinya dan situasi social yang mereka hadapi.
Lembaga sosial dalam masyarakat……………………
Istilah situasi sosial dalam kepemimpinan merupakan pernyataan maupun konsep datar, baik dalam teori mampu prktek,sehingga asesmen situasional
dan treatmen yang di kaitkan denga situasi budaya tertentu oleh para pemimpin diakui sebagai bidang pengertahuan maupun kompetensi mereka.
Situasi sosial merupakan kesatuan fundamental bagi terjadinya interaksi sosial maupun tingkah laku sosial,yang merupakan unit dasar [basic] bagi aktualisasi dari manusia pencapaian dan perwujudan identitas diri serta pengalaman pengalaman, maupun relasi- relasi antara peribadi.
Situasi sosial adalam hakekatnya mengacu pada kelompok sosial yang berfokus pada suatu kegiatan atau tindakan –tindakan pada saat atau waktu tertentu,serta disekitar obyek,orang-orang atau tuyuan-tuyuan yang benar-benar revelan.
Dengan kata lain, situasi sosial merupakan kombinasi dan orang-orang obyek--semuanya membentuk pengalaman –pengalaman yang berarti bagi individu-individu yang terlibat didalamnya.
Dalam situasi sosial itu individu-individu juga merupakan anggota-anggota dan pelaku-pelaku peranan Contoh,Seorang individdu dalam suatu keluarga berperan sebagai suami,ayah dan pencari nafkah atau seorang individu berperan sebagai istri,ibu dan kepala rumah tangga dan sebaginya.Dalam melaksanakan setiap peranan,seorang individu selalu berhubunggan dengan orang lain dan menyangkut norma-norma tertentu.
Adat…………………………………………
Dewan adat memilki hak otoritas (depeto) dalam masyarakat.Mereka diberi gelar naranem dan narawolan.Kedua istilah tersebut bermakna untuk menggambarkan isi hati sanubari seorang pemimpin formal dalam mengambil keputusan.
Tugas dan fungsi dewan adat dalam masyarakat Damal cukup komleks.Mereka berwenang mengatur dan menentukan berbagai hal, diantaranya:
Mengatur etika perilaku anggota masyarakat dengan penegakan hokum adat.
Memberikan pertimbangan pada”pohon keputusan tentang hokum moral masyarakat menyakut baik-buruk,serta hak dan kewajiban anggota komunitas.
Memberi peluang (kesempatan )bagi setiap anggota kelompok primer untuk menentukan pilihan sendiri tentang hak hidup dalam masyarakat(hak asasi manusia).
Memelihara ,menjaga,merawat,mengawasi dan melarang atau menyetujui hal-hal yang menyangkut:hak ualayat masyarakat adat atas tanah;pengaturan batas wilayah pemukiman suku-suku asli;pengaturan norma-norma pekawinan dan hubungan-hubungan social antar etnis.
Agama……………………………………………….
Pemerintah… ………………………………………
Hubungan antara Agama………………………..
Apa tugas gereja………………………………………
BABA IV. KESEHATAN
Masyarakat Damal hidup didaerah dingin dan panas.Penyakit pun berbeda.Masyarakat Damal yang hidup diBeoga lebih banyak manderita luka borok (kewanigipkel).Luka tersebut biasanya timbul dibagian leher mereka yang menderita penyakit ini tidak dapat berdiri atau duduk dengan baik melainkan bongkok.Masyarakat damal yang hidup didaerah dingin seperti Ilaga menderita penyakit yang berbeda dengan masyarakat Damal di Beoga. Penyakit kekurangan gizi disebabkan karena masyarakat di daerah Ilaga menghirup debu salju (kiam) yang turun setiap hari.Penyakit yang dialami mayarakat Damal yang ada didaerah selatan (Amung te) juga bebada. Mereka lebih banyak menderita penyakit malaria dan perut besar lalu meninggal.Msyarakat yang hidup didaerah penggunungan,seperti, Tsinga,Hoya,Waa,dan Aroanop terserang penyakit kekurangan vitamin “D” yang disebabkan karena kekurangan sinar matahari .Karena berbagai keadaan diatas ,maka muncul berbagai macam obat tradisional bagi berikut:
Babi yang beranak di tempat tertentu yang di angap tempat”
naming-namingki” harus dibunuh di tempat itu Babi masuk ke kebun orang lain segera membayar ganti rugi kepada pemilik kebun tertsebut.
sebelum...
Penderitaan yang dialami oleh seorang bukan akibat penyakit namun dianggap sebagai perbuatan setan ,maka pengobatanterhadap penyakit seperti ini ditangani olah orang tua yang sudah lama hidup di daerah itu,karena orang tua tesebut mengetahui nama tuan tanah.”Kalok Namun”adalah orang yang sering mengunakan nama tuan tanah untuk menyebuhkan penderita.”bulum” adalah daun gatal yang sering digunakan oleh orang damal untuk menggosok di tempa-tempat yang sakit.”pel”adalah garam batu yang biasanya di campur dengan sedikit air,di tambah dengan minyak babi untukmenyembukan luka Istiri yang baru melahirkan setelah seminggu harus memotong babi dan minyaknya digosokkan pada ibu dan bayi agar mereka tidak sakit-sakitan.keseatan keluarga selalu terganggu,maka semua keluarga dekat harus kumpul dan mengaku segala halyang dilakukan melanggar hukum adat dan konsep hai.”Beo” kianok adalah obat untuk rambut.bakar alang-alang kering dan debunya di campur dengan gemuk babi lalu di gosok dirambut.selama itu tidak madi sampai ampas-ampas itu menjadi rambut.”Mentei oret”adalah makanan yang dimasak untuk ibu yang baru melahirkan agar ibu dan bayinya sehat dan kuat harus diberi makan keladi dan sayur bayam merah[Ingnep].banyak makanan yang menjadi obat luka maupun obat sakit dalam.
Sesudah……………………………
kesehatan yang kita lihat sekarang adalah bisa memperbaiki sedikit dalam kehidupan masyarakatnya,Karena berbagai macam obat dikeluarkan oleh pemerintah maupun dari berbagai Negara di seluruh dunia ,kami melihat juga banyak kesakitan diderita oleh masyarakat dipedalaman papua khususnya di beoga namung mereka hantar sampai kekota-kota dan menggobati kesakitan itu.Kami melihat juga sekarang ini kesehatan orang Damal membaik diseluruh daerah kediaman mereka khususnya di Beoga,dari dahulu ibu-ibu melahirkan bayi sering meningkan terus tetapi sekang kekurangan meningal bayi didalam kehidupan mereka pada saat ini.
Tugas gereja……………………….
Bimbingan dan maksud Tuhan itu perlu dijelaskan kepada anak cucunya.Tuhan telah memilih dan memangil Abrahan dari jauh untuk melayani kehendaknya yang agung itu guna keselamatan seluruh umat manusia.Isak meneruskan pengajaran yang penting itu dan kemudian anaknya,Yakup pula menanamkan segala perkara kedalam batin anak-anaknya.Yusuf menyimpan pelayaran-neipelayaran itu didalam hatinya kemana saya ia pergi, biar dalam persaingan sekalipun sehingga pengetahuan dan janji-janji Tuhan itu tetap terpelihara oleh Bangsa Israel.
Tuhan telah memasuki hidup mereka,karena Tuhan mau memakai Bangsa itu sebagai alat-Nya.Atas perintah Tuhan keinsyafan itu dipupuk dan diperdalam,dengan jalan pengajaran kepada tiap-tiap angkatan mudah.
Tugas gereja adalah melihat dan membenahi setiap anggota jemaat yang sedang menderita dalam kesakitan,kelaparan kesusahan dalam kehidupan umatnya yang masih diikat oleh segalah persoalan itu.Kemudian gereja juga adalah ;Mengginjili semua umat yang ada disekitarnya ,mendoakan ,mempebaiki kelakuan , membawah ke gereja,mendidik dalam kebenaran, dan menasehati.Supaya umat tersebut digemleng dengan kebenaran firman Tuahan.
BAB V. PENDIDIKAN
Saya dibesarkan dipedalaman yang bukitnya tinggi-tinggi di kampung Beoga,Tengah dalam suatu daerah yang diatasnya kami tak berhasil mendapatkan sebuah pendidikan Agama Kristen yang dapat mengubah tingalaku dan pemahaman yang dikenal sebagai pengetahuan yang harus dilakukan mempelajari bagimana caranya melayani,secara lebih berasil berguna semua keperluan yang saya butuhkan.Orang Damal dari semula tidak menggenal pemmahaman pendidikan Agama dan pendidikan umum dalam kehidupannya.
Sebelum…………………………..
Masyarakat Damal hidup dalam keserhanaan ,pendidikan anak-anak dilakukan dimana-mana.Pendidikan formal sulit,Kedua orang tua adalah guru pertama. Anak-anak tidaka dapat belajar tanpa orang tua,dikatakan orang tua sebagai guru utama karena anak-anak hanya babarapa jam disekolah sedangkan lebih enam jam anak tersebut bersama orang tua dirumah.Setiap malam mendidk dan mengajar didalam honai.Apa saya yang disampaikan oleh orang tua langsung ditanngkap dan dihafal oleh anak.Biasanya diajar dalam honai adalah cara membuatkebun,membuatt pagar,menanam keladi,dan lain sebagainaya serta dongeng dan cerita mengenai keturunan.Begitu juga Dpada wanita pada saat tidur di hoai sang, ibu akan mengajar tentang membuat noken,menjahit, mencuci,memasak,dan lain sebaginya.
Cara mendidik mereka bukan saya melalui nasehat melainkan lebih banyak an disertakan dalam berbagai kegiatan orang dewasa.Ini adalah pendidikan langsung agar mereka dapat mengetahui apa yang menjadi tanggungjawab orang dewasa, termasuk dalam dalam berumah tangga dan noken, membuat panah dan busur,membuat gelang tangan yang terbuat dari rotan,berburu,membuat rumah,kandang,upacara-upacara adat dan lain-lain.
Sesudah…………………….
Pada umumnya suku Damal mempunyai konsep bahwa pendidikan merupakan bagian yang terpenting dalam kehidupan masyarakat.pendidikan bagi suku damal sebelum dunia modern adalah mengajar anak-anak supaya melakukan hal-hal yang benar,mentaati norma-norma agama,mendidik moral yang baik,mempertahankan nilai-nilai budaya,mengajarkan mitos-mitos ,dan cara mengolah kebun,berburu,membuat,rumah,dan pagar.Hal ini merupakan pendidikan yang diajarkan orang tua kepada anak-anaknya.
Dalam kehidupan pola berfikir seperti ini mulai Injil masuk diderah/suku Damal .Pada tahun 1960an ini sekolah Alkitab dengan bahasa daerah (Damal) dibuka di Beoga.
Sekolah Alkitab dibuka untuk mempersiapakan hamba-hamba Tuhan.Dalam sekolah ini banyak orang Damal mulai tahu membaca dan menulis.Sekolah Alkitab ini mempersiapkan hamba-hamba Tuahan pribumi untuk menjangkau daerah- daerah terpencil.
Tugas gereja………………..
BAB VI. KEBUDAYAAN
Sebelum…………………….
Sesudah…………………………
Tugas gereja………………….
BAB VII. EKONOMI
Penghidupan masyarakat Damal pada umumnya tergantung pada bercocok tanam.Sistim pertanian masih tergolong tradisional.Lahan yang orang Damal gunakan merupakan lereng-lereng gunung,karena tanah dasar sangat kurang.Cara membuat kebun orang Damal harus menebang kayu-kayu hutan, dan membersihkan lokasi tersebut. Setelah lahan membersikan daun, dahan, dan rumput yang kering dibakar,maka lahan kebun siap untuk ditanami.
Orang Damal mengunakan batang kayu untuk melubangi tanah dan menannam bibit tanaman. tanaman yang ditanam sesui dengan tanah yang diolah. Kalau tanah itu utuk keladi mereka tanam keladi, Kalau tempat itu cocok utuk ubi maka mereka tanam ubi. Orang Damal membuka dua macam lahan. Lahan itu dihutan berarti untuk keladi.Di lereng gunung dan tanah berbatu-batu, berarti untuk ubi,singkong,jagung,pisang tebuh dan lain –lain.
Sebelum………………………..
Sesudah………………………….
Tugas gereja……………………..
BAB VIII. SISTIM POLITIK
Masyarakat Damal memilik berbagai macam sosial budaya yaitu, bahasa,kesenian,adat- istiadat ,pola perokonomian dan organisasi kepemimpinan teradisional,bagi suku damal kepemipinan teradisional merupakan bagian yang tidak tepihisakan dengan beberapa bentuk nilai budaja di atas.orang damal sellau berpikir bahwa semua manusia sama derajad dan martabatnya.
Bagi masyarakat
damal kepala suku adalah seorang yang memegang peranan sangat penting dalam
kehidupan masyarakat .kepalah suku menduduki kelas paling tinggi dalam
masyarakat.seluruh harapan masyaraka diletakkan di pundak kepalah suku .
Semua orang punya prinsip masing-masing untuk hidup dalam damai sejahtera dalam kehidupan ini, dan semua orang juga punnya kepemimpinannya masing2 dari setiap suku dan ras dimukan bumi ini
BalasHapus