Selama ini intensitas konflik di Timika makin tinggi. Setiap
kali terjadi konflik maka Aparat Keamanan langsung terjun menyelesaikannya. Namun demikian, pelbagai pihak justru mengkritik bahwa penyelesaian konflik selalu tak tuntas. Malah menyebabkan konflik serupa muncul kembali. Siapakah sebenarnya “penyulut konflik” di Timika?
Jubi 11 Februari 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar